cart menu search facebook twitter instagram youtube-play close angle-right angle-left

IBU INSPIRATIF JUMMA – JULI 2017

Di Bulan Juli 2017 ini, Jumma Kids memilih Desti Alamanda (@ambunyasyauqie) sebagai Ibu Inspiratif Jumma.  Desti adalah seorang istri dan  juga seorang ibu dari satu anaknya, Assyauqie Jabar Iskandar, yang saat ini berusia 5 tahun. Diluar kegiatannya menjadi ibu dan istri, Desti juga bekerja sebagai guru di salah satu sekolah menengah atas swasta di Bandung.

Banyak suka dan duka yang dihadapi Desti dan suaminya, Maman Iskandar, dalam membesarkan Syauqie. Salah satu memori yang tidak dapat terlupakan adalah ketika Syauqie saat berumur 2 tahun dapat mengeja dengan baik dan benar. Dan diumur Syauqie saat ini, hal yang sedang dihadapi Desti dan suaminya adalah segudang pertanyaan dari Syauqie yang kadang membingungkan untuk dijawab. Dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari Syauqie ini, Desti dan suami bekerja sama untuk menjelaskan sesederhana mungkin dan sesuai dengan referensi yang ada, misalnya buku. Hal ini dilakukan agar Syauqie mengerti apapun yang ditanyakannya pasti memiliki jawaban yang pasti dan tidak mendapatkan jawaban yang asal-asalan.

Sebagai seorang ibu, Desti tidak memaksa kehendak Syauqie untuk menjadi apa di kedepannya. Desti hanya ingin Syauqie bisa menjadi anak yang sholeh, jujur, dan selalu ingat Allah SWT dimanapun dan kapanpun. Untuk selebihnya, keinginan dan cita-cita diserahkan kepada Syauqie agar dia tidak merasa tertekan. Tugas Desti hanyalah menuntun Syauqie untuk berada di jalan yang benar.

Kegiatan Syauqie sendiri tidak jauh dari rumah dan sekolah. Desti ingin sampai di umurnya Syauqie saat ini, Syauqie “kenyang” bermain dengan ibu dan keluarganya. Ini juga membuat Syauqie betah dan tidak bermain diluar terlalu lama. Bahkan untuk meluangkan waktu bersama, Desti dan juga Syauqie sering membuat barang-barang yang sudah tak layak pakai menjadi sesuatu yang layak pakai. Salah satunya adalah kardus kasur yang tidak terpakai, di-recycle menjadi sebuah rumah-rumahan yang bisa digunakan Syauqie untuk bermain bersama teman-temannya.

Selain itu, Desti juga senang membuat barang-barang DIY  seperti jam dinding solat yang terbuat dari kardus, pojok menggambar dimana Syauqie bisa menggambar apapun di pojok itu di dinding dengan menggunakan kapur, lemari bekas yang menjadi wadah sepatu, dan masih banyak lagi. Hal ini dilakukan Desti selama beberapa tahun terakhir, awalnya untuk meluangkan waktu selama dirumah menjaga Syauqie dan juga untuk memanfaatkan barang yang ada kembali berguna. Ini juga dilakukan Desti untuk memberikan pelajaran kepada Syauqie bahwa barang yang tidak layak pakai ternyata masih bisa digunakan untuk hal lainnya, sehingga kreatifitas Syauqie terus terasah.

Tips dari Bunda Desti adalah sebagai seorang ibu haruslah sabar, karena membesarkan anak tanpa bantuan dari manapun harus memiliki segudang sabar. Selain itu, bunda dan ayah harus saling bekerja sama dan saling support dengan apapun yang dilakukan.  Ketika ada perbedaan pendapat dari pihak manapun, buatlah lingkungan senyaman mungkin untuk si kecil sehingga tidak membuat si kecil merasa bingung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *