cart menu search facebook twitter instagram youtube-play close angle-right angle-left

SI KECIL SERING GIGIT KUKU? BAHAYAKAH?

Menggigit kuku jari tangan sering dikeluhkan oleh orang tua. Memang, bisa dibilang banyak anak-anak yang gemar melakukan hal yang satu ini. Kebiasaan ini mulai nampak sekitar usia tiga hingga enam tahun, ada juga yang lebih.

Ada yang melakukannya hingga dewasa, namun tak jarang juga yang berhenti dengan sendirinya. Sebenanrnya, kebiasaan ini bukan sesuatu yang menghawatirkan. Namun biasanya, kebiasaan ini terjadi saat anak setres atau sedang cemas.

Meski bukan kategori menghawatirkan, namun ini harus diwaspadai bila kebiasaan ini terjadi bersamaan dengan masalah lain. Kebiasaan menggigit kuku yang terus menerus bisa menyebabkan retakan kecil pada gigi. Tak hanya itu, bisa juga menyebabkan radang gusi. Ini salah satu alasan mengapa menggigit kuku jari tangan sering dikeluhkan oleh orang tua.

“Ini bisa terjadi apabila ada infeksi pada kuku akibat bakteri atau jamur. Kebiasaan menggigit kuku juga dapat menyebarkan infeksi tersebut ke rongga mulut,” kata dr Catherine Sambo.

Untuk memghentikan kebiasaan ini, diperlukan motivasi yang timbul dari diri si anak. Usahakan untuk tidak memghardik dan memarahi apabila si kecil didapati sedang menggigit kuku tangannya. Sebab, dikhawatirkan, anak akan menggunakan cara ini untuk meminta perhatian.

Anak perlu menyadari nilai positif yang timbul apabila bisa menghentikan kebiasaannya. Coba  perkenalkan beberapa hal yang mungkin menjadi motivasi si kecil untuk berhenti menggigiti kukunya.

Apabila tampak jelas anak menggigit kukunya karena stres atau cemas, bantulah mengatasi masalah yang menimbulkan kecemasan tersebut. Dengan kata lain, sedikit tambahan perhatian, kasih sayang, dan waktu berkualitas mungkin cukup untuk membantu anak menghentikan kebiasaannya menggigiti kuku.

Bermain bersama atau melakukan aktivitas di luar juga dapat membantu meredakan ketegangan dan stres pada anak. Sementara itu, pemakaian zat-zat pahit di kuku dengan harapan menghentikan kebiasaan anak menggigiti kuku tidak selalu berhasil. Pada anak- anak yang lebih muda dan belum cukup banyak mengerti, kuku yang terasa pahit saat akan digigit atau diisap mungkin dapat menyebabkan kegelisahan yang lebih parah.

Cobalah membalurkan minyak zaitun agar kuku menjadi lebih lunak sehingga anak menjadi kurang tertarik untuk menggigiti kuku.

Menjaga kuku tetap pendek dan rapi juga merupakan salah satu solusi karena mengurangi godaan untuk menggigiti ujung kuku atau kutikula yang tidak rapi. Pengalihan perhatian dapat membantu anak menghentikan kebiasaan menggigiti kukunya.

Hal yang tidak kalah penting dalam membantu anak yang menghentikan kebiasaan menggigiti kuku adalah suasana rumah dan keluarga yang bahagia dan mendukung secara positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *